Masih banyak sekali orangtua yang merasa bangga ketika anaknya yang masih balita mudah mau untuk mengonsumsi jenis makanan apapun yang tersaji, dan menganggap bahwa anaknya pintar dan tidak pilih-pilih makanan. Orangtuapun akan merasa senang, karena menganggap nutrisi balita yang diperlukan oleh sang anak sudah pasti akan terpenuhi. Apalagi, ketika ada orang yang memuji anaknya tersebut menggemaskan karena bertubuh gemuk, hal ini, akan membuat orangtua merasa semakin bangga pada anaknya. Namun benarkah, anak bertubuh gemuk yang gemar menyantap beragam jenis makanan merupakan hal yang baik?

Sebenarnya, memiliki anak yang mudah makan dan menyukai berbagai jenis makanan adalah hal yang baik, namun orangtua tetaplah harus mengingat bahwa tidak semua makanan baik dikonsumsi oleh anak. Bahkan, makanan yang baikpun akan bisa berdampak buruk bagi kesehatan anak ketika dikonsumsi secara berlebihan. Hal inilah, yang terkadang luput dari perhatian orangtua. Orangtua terlalu fokus untuk menyediakan berbagai jenis makanan yang baik dikonsumsi anak, tanpa peduli berapa kadar yang sebenarnya dibutuhkan oleh anak.

anak doyan makan

anak doyan makan

Misalnya saja seperti salah satu zat yang sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak, yaitu zat besi. Jika dikonsumsi dalam batas yang wajar, maka zat besi ini akan memberikan banyak sekali manfaat, seperti mencegah anemia, membantu perkembangan sel-sel otak, membantu pembentukan zat neurotransmitter, dan berbagai manfaat lainnya. Namun, jika pemberian zat besi diberikan secara berlebihan, maka dampak yang ditimbulkan justru akan sebaliknya. Anak yang kelebihan zat besi bisa mengalami beberapa gangguan kesehatan, seperti masalah pada pencernaannya, terjadi perubahan warna pada gigi, bibir, dan telapak tangan, masalah kulit, dan jika kondisinya cukup parah anak bisa mengalami keracunan zat besi.

Selain zat besi, kelebihan nutrisi pada balita juga menyebabkan balita mengalami kegemukan atau obesitas. Karena itulah, orangtua jangan terlalu bangga dulu ketika ada yang memuji anak Anda menggemaskan karena bertubuh gemuk. Perhatikan dahulu baik-baik, apakah gemuk pada tubuh anak Anda masih dalam batas wajar atau sudah termasuk obesitas. Jika ternyata sudah memasuki kategori obesitas, sebaiknya mulailah atur waktu dan jenis makanan yang dikonsumsi anak. Jika perlu, orangtua bisa meminta bantuan pada ahli gizi untuk menangani masalah obesitas pada anak ini. (Yv)