Bisnis sedang berkembang, tiba-tiba harus berhenti sejenak karena kehabisan modal. Atau, ingin membuka sebuah usaha namun terkendala dengan kurangnya modal yang dimiliki. Hmm… tentunya hal ini akan menjadi sebuah masalah besar, dan dapat menjadi penghambat impianmu untuk memiliki sebuah usaha yang sukses. Mengingat begitu besarnya peran modal dalam menjalankan sebuah usaha, membuat banyak orang yang tidak ragu untuk mengajukan pinjaman modal usaha kecil untuk memenuhi kebutuhan ini.Tujuan Pengajuan Modal Usaha Kecil

Jika kamu termasuk salah satu pengusaha yang berniat mengajukan pinjaman ini, sebaiknya kamu lebih waspada saat mengajukan pinjaman. Salah satunya yaitu dengan mengajukan untuk tujuan yang tepat. Karena, tujuan yang salah, justru bisa membuat kamu terjerumus dalam masalah hutang piutang. Berikut ini adalah beberapa tujuan pengajuan pinjaman yang sering dijadikan alasan oleh para pengusaha:

  • Untuk memulai sebuah usaha baru

Jika tujuan ini yang dipilih, maka pastikan konsep usaha yang akan kamu jalankan sudah memiliki kejelasan yang detail. Kamu harus sudah memiliki sebuah rencana pasti, dan beberapa plan yang dapat kamu jalankan untuk mengatasi masalah ketika usahamu mengalaminya. Plan ini penting, karena yang namanya membuka sebuah usaha kamu pasti akan menemui banyak rintangan. Dari mulai pembeli yang sepi, kompetitor yang menawarkan harga lebih rendah, atau rintangan dan hambatan lainnya. Pada tahap ini, kamu juga harus pandai mengatur uang modal yang kamu miliki. Jangan sampai, modal ini habis begitu saja sebelum menghasilkan keuntungan untukmu.

  • Menambah modal untuk mengembangkan sebuah usaha

Jika alasan ini yang menjadi tujuanmu dalam mengajukan pinjaman, kamu harus melakukan perhitungan secara detail mengenai kondisi keuangan saat ini. Pastikan bahwa usahamu memang membutuhkan tambahan modal, dan kamu akan mampu untuk membayar cicilan pinjaman tersebut dengan keuntungan yang kamu dapat.

  • Untuk menutupi kerugian keuangan yang dialami oleh usahamu.

Lalu bagaimana dengan alasan yang terakhir? Sebenarnya, itu bukanlah alasan yang tepat untuk mengajukan pinjaman. Karena, pinjamanmu bisa habis begitu saja tanpa menghasilkan apa-apa. Pada akhirnya, kamu sendiri yang akan merasa kebingungan bagaimana cara membayar cicilan pinjamanmu. Jadi, sebaiknya hindari menutup kerugian dengan mengajukan pinjaman. (Vita)