Ladies, ada yang hobi sepeda gunung dengan menggunakan sepeda MTB? Meski olahraga ini bisa dibilang merupakan kegiatan  ekstrem namun hobi ini tidak hanya terbatas pada pria saja, tapi juga digemari oleh wanita. Olahraga ekstrem ini biasanya memiliki medan atau lokasi yang banyak rintangan, seperti permukaan medan yang tidak rata, batang atau cabang pohon yang menghalangi, hingga debu dan bebatuan yang bisa ikut beterbangan saat sepeda dikebut. Kesalahan sedikit pun bisa saja berakibat fatal. Karena itulah, penting sekali untuk menggunakan perlengkapan keamanan atau safety gear saat bersepeda gunung untuk melindungi tubuh dan kepala kita.

Jenis safety gear yang digunakan saat bersepeda gunung ini misalnya saja helm, sarung tangan, dan dekker atau pelindung lutut dan siku. Untuk mendapatkan perlindungan yang sempurna, pemilihan  pelindung ini pun tidak boleh asal-asalan. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih helm, sarung tangan, serta dekker yang baik untuk sepeda gunung.

Memilih safety gear untuk hobi sepeda gunung

Memilih safety gear untuk hobi sepeda gunung

Helm

  • Helm warna pink atau yang sewarna dengan sepeda memang menggoda mata, namun jangan tergoda dengan model atau warna helm. Keamanan kepala kita lebih penting daripada sekedar gaya.
  • Pastikan helm yang akan dibeli memiliki sertifikat keamanan CE/Snell/CPSC (Consumer Product Safety Commision). Sertifikasi ini bisa dibilang menjamin kualitas dari helm tersebut.
  • Pilih helm yang dilengkapi dengan visor untuk melindungi mata dari sinar matahari serta ranting pohon, debu, dan bebatuan yang beterbangan selama bersepeda. Bila memang tidak ada visor, kita masih bisa melindungi mata dengan menggunakan kacamata hitam.
  • Pastikan helm  pas dengan ukuran kepala kita, jangan terlalu besar atau terlalu kecil. Karena itu, disarankan untuk membeli helm secara langsung dan tidak menitip dengan teman.
  • Jangan beli helm bekas. Meski mungkin lebih hemat, namun perlindungan pada helm bekas ini tentu tidak akan semaksimal pada helm baru. Ini karena foam pelindung yang ada pada helm akan semakin berkurang kemampuannya untuk menahan benturan seiring dengan berjalannya waktu.
  • Ganti helm secara berkala, setidaknya setiap lima tahun sekali.

Pelindung Siku dan Lutut

  • Pilih pelindung suku dan lutut dengan tekstur keras (hard shell) bila jalur sepeda kita meliputi medan bergelombang, seperti tanjakan, dirt jumping, dengan kecepatan tinggi.
  • Pilih dekker dengan pelindung tambahan di samping kanan dan kiri untuk perlindungan ekstra.
  • Bila tidak mau repot untuk membuka sepatu saat menggunakan pelindung lutut, pilihlah yang menggunakan strap untuk aplikasinya.
  • Pastikan ada lobang udara di belakang dekker untuk sirkulasi udara, mengingat kita berada di negara tropis dengan udara yang panas.

Sarung Tangan

  • Untuk perlindungan ekstra, pilihlah sarung tangan yang full alias tertutup semua. Namun bila kita termasuk orang yang gerahan, sarung tangan ini akan terasa tidak nyaman.
  • Pilihlah bahan sarung tangan dengan ventilasi yang baik untuk mendapatkan perlindungan ekstra dari sarung tangan full namun tetap tidak terasa gerah.
  • Pilih sarung tangan dengan bantalan berupa gel, bukan busa, yang memberikan perlindungan lebih lama. Sekilas memang keduanya terlihat mirip, karenanya perhatikan dengan seksama sebelum membeli.

Dengan memilih safety gear yang tepat untuk hobi sepeda gunung ini, kita pun bisa menikmatinya dengan maksimal dan tetap aman. (raw)