Melihat betapa pentingnya bahasa Inggris pada kehidupan bermasyarakat saat ini, tidak sedikit orangtua yang mengajarkan atau memasukan anaknya ke suatu tempat kursus atau les bahasa Inggris. Bagi beberapa orang yang sudah atau tengah mempelajari bahasa Inggris dasar, mungkin paham bahwa ‘Bahasa Inggris Dasar’ merupakan suatu sub-bahasa sendiri yang berbeda dengan bahasa Inggris umum. Namun, ternyata tidak semua mengetahui hal ini, dan menganggap bahwa semua bahasa Inggris sama, hanya tingkat kesulitannya saja yang akan semakin meningkat seiring bertambahnya level. Lalu apa sebenarnya perbedaan dari bahasa Inggris dasar dengan yang lain ya? Mengapa harus menjadi sebuah sub-bahasa sendiri?

Belajar bahasa Inggris dasar

Belajar bahasa Inggris dasar

Seorang ahli bahasa dan filsuf asal Inggris, Charles Kay Ogden, merumuskan bahasa Inggris dasar pada tahun 1930 yang dituliskan pada bukunya, Basic English: A General Introduction with Rules and Grammar. Tujuan utama dirumuskannya sub-bahasa ini adalah untuk mempermudah mereka yang akan belajar bahasa Inggris agar pelajaran tidak terlalu rumit dan dapat dengan mudah diresapi.

Sub-bahasa ini berbeda dengan tatanan bahasa Inggris umum, dan perbedaannya berada pada banyak hal. Namun, perbedaan utama tetap berada pada strukturnya yang dipermudah dan vokabulernya yang dibatasi. Berikut ini aturan-aturan yang membuat perbedaan antara Bahasa Inggris umum dan Bahasa Inggris dasar.

  • Hanya terdapat kurang lebih 800-900 kata yang diperbolehkan
  • Hanya terdapat kurang lebih 150-200 kata sifat atau adjektiva (Bahasa Inggris dasar lebih terfokus pada penghafalan kata benda)
  • Bentuk kata jamak hanya menggunakan akhiran “-S”, “-ES”, dan “-IES” (contoh: Plurals, boxes, dan cities)
  • Perubahan bentuk kata sifat hanya boleh menggunakan akhiran “-ER” dan “-EST” (contoh: harder, dan hardest)
  • Perubahan bentuk kata kerja hanya boleh menggunakan akhiran “-ING” dan “-ED” (contoh: baking, dan baked)
  • Perubahan bentuk kata adverb hanya boleh menggunakan akhiran “-LY” (contoh: beautifully)
  • Untuk kuantitas, hanya gunakan bentuk kata “more” dan “most”.
  • Menggunakan awalan kata “-UN” untuk bentuk kata sifat negatif atau kebalikan. (contoh: unprotected)
  • Kalimat tanya hanya menggunakan susunan kata yang dibalik dan menambahkan kata “do” didepannya (contoh: do you want this cake?)
  • Untuk grammar, hanya gunakan present tense, past tense, dan simple future tense.

Bagaimana, sudah cukup mengerti perbedaannya? (RR)