Bagi para peminat dan penggemar film, acara-acara festival film setiap tahunnya selalu menjadi hal yang ditunggu. Festival film sendiri adalah gelaran pemutaran film yang berlangsung selama beberapa hari di satu atau lebih bioskop atau tempat pemutaran yang lain. Di acara ini seringkali diputar film-film baru serta  film yang menyangkut tema tertentu, sesuai tema acara. Bukan hanya film Hollywood, film dari berbagai negara juga seringkali diputar di dalam acara-acara ini. Bahkan, film box office Indonesia seringkali menjadi seleksi panitia film festival internasional.

Sundance film festival

Sundance film festival

Acara-acara festival film biasanya memiliki tema tersendiri sesuai fokus dari festival itu. Misalnya, ada  festival film yang mengkhususkan diri untuk memutar film pendek dengan panjang maksimum yang sudah ditentukan, ada juga film festival khusus untuk film dengan tema action (laga) atau tema horror/thriller. Beberapa festival film paling terkenal di dunia adalah Venice Film Festival yang diadakan di Italia, Cannes Film Festival di Prancis, Toronto Film Festival di Kanada, Sundance Film Festival di Amerika Serikat, dan Berlin International Film Festival di Jerman. Selain festival film yang diadakan di lokasi tertentu, ada juga festival film yang yang adakan secara online. Seperti festival film Spirit Enlightened yang diadakan oleh Culture Unplugged.

Festival film biasanya menjadi ajang untuk sineas-sineas yang sudah memiliki nama di industri perfilman, untuk mempertunjukkan karya barunya. Ajang ini juga bermanfaat bagi para sineas independen, untuk memperlihatkan karya mereka kepada audiens yang lebih besar. Gelaran festival film juga menjadi ajang bagi para aktor dan aktris yang mencoba untuk menyutradarai film perdana hasil karya mereka.

Salah satu daya tarik utama dari festival film adalah film dari sutradara ternama yang debut terlebih dahulu di festival film berbulan-bulan sebelum filmnya dirilis secara umum di bioskop atau home video. Bagi mereka yang tidak bisa datang langsung ke acara festival filmnya, biasanya mereka akan menunggu review dari kritik-kritik yang sempat menonton di festival film. Film independen juga biasanya dipertunjukkan di festival film dulu untuk mengetes reaksi audiens. Biasanya, jika filmnya diterima oleh pengunjung festival dan para reviewers, distributor akan berminat untuk mendistribusikan film tersebut dan memutarnya di bioskop atau merilisnya di home video. (Dana)