Di zaman serba digital seperti ini, bisa dipastikan hampir semua perkantoran mengandalkan internet untuk menjalankan bisnisnya. Jadi bisa dibayangkan bagaimana kacaunya perkantoran saat internet kantor mati. Dari segi bisnis tentu saja merugikan, nah, dari segi kebahagiaan karyawan, hal ini juga ternyata merugikan. Bagaimana tidak, karyawan jadi tidak bisa melakukan apapun, sementara untuk pergi ke luar kantor pun tidak mungkin, apalagi untuk menonton acara TV sitcom barat yang populer dariTV kabel kantor, karena sedang jam kerja. Tapi, tenang saja, khusus untuk permasalahan terakhir itu, ada solusi mudahnya: Bergosip!

Siapa sih yang tidak suka gosip saat di kantor? Jujur saja deh, kegiatan “bertukar informasi” ini dilakukan oleh seluruh kalangan kantor, bahkan manajer atau mungkin CEO. Memang gosip kantor masih dianggap sebagai hal yang buruk, bahkan dilarang di beberapa kantor. Padahal, ternyata gosip kantor ini memiliki dampak positif, loh! Berikut beberapa di antaranya:

Dampak positif gosip kantor

Dampak positif gosip kantor

Memacu kinerja

Berbeda dengan pandangan orang-orsng selama ini, gosip justru malah bisa memacu kinerja seseorang. Misalnya saja, si A bergosip pada si B bahwa si C baru saja berhasil memasukkan kontrak bernilai 1M dan mendapatkan komisi besar. Hal ini akan membuat si B untuk bekerja lebih giat lagi agar bisa mendapatkan proyek dan komisi yang besar juga.

Promosi Jabatan

Kadang, gosip kantor mencakup hal-hal seperti teman kantor yang berencana ingin resign. Nah, kalau kita mengincar jabatan tersebut, kita bisa meningkatkan performa kerja agar bisa dipromosikan untuk mengisi jabatan tersebut. Meskipun bila pada akhirnya desas-desus resign tersebut ternyata hanya rumor saja, namun usaha kita tidak sia-sia karena penilain terhadap kinerja tentu juga meningkat.

Membantu orang baru memahami  kondisi kantor

Saat ada orang baru masuk, gossip bisa jadi sumber untuk memahami bagaimana kondisi kantor. Misalnya saja bagaimana menghadapi seorang senior, atau bagaimana budaya kantor. Dengan begitu, orang baru tersebut jadi tidak salah langkah dalam beradaptasi.

Mengetahui keluh kesah karyawan

Kadang, gosip, atau curhatan sesama karyawan ini bisa sampai ke kuping atasan. Nah, dari sini para atasan tersebut bisa tahu bagaimana keadaan sebenarnya dari para karyawannya. Mereka pun bisa menjadikan keluh kesah ini sebagai masukkan untuk memperbaiki kebijakan kantor.

Namun satu hal yang harus diingat, untuk bisa menciptakan efek gosip yang positif ini, maka gosip yang harus “disebarkan” haruslah juga gosip yang positif. Hindari gosip-gosip negative seperti kejelekan bos sendiri atau fitnah yang menjatuhkan rekan sejawat. Selain bisa membuat suasana tidak nyaman, menyebarkan gosip jelek seperti itu juga bisa berbalik menyebabkan reputasi kita menjadi buruk juga. Jadi, hati-hati dengan gosipmu, ya. (raw)